Krueng Leubu Makmur Bireuen Butuh Perbaikan Menyeluruh

Disebutkan, saat banjir luapan dua minggu lalu, kawasan areal persawahan, ratusan rumah warga di 19 desa tergenang. Bahkan, dua warganya meninggal dunia saat banjir tersebut
Camat Makmur, Mukhsin SAg
Camat Makmur, Mukhsin SAg

BIREUENSATU.ID – Mencegah banjir setiap musim hujan di Makmur, Bireuen adalah dengan menormalisasi kembali aliran Krueng Leubu Makmur sepanjang 30 KM lebih, normalisasi pada titik tertentu sangat mendesak dilakukan agar puluhan desa tidak menerima luapan banjir Krueng Leubu.

Hal tersebut disampaikan Camat Makmur, Bireuen,.Mukhsin S Ag kepada Serambinews.com, Senin (28/11/2022) terkait upaya mencegah banjir setiap musim hujan.

Camat Makmur menambahkan, Krueng Leubu hulunya di kawasan Desa Ara Lipeh, kemudian masuk ke Desa Sukarame, Panton Mesjid, Blang Perlak. Setelah itu masuk ke kawasan Desa Meureubo, Blang Mane, Ulee Glee, Lapehan Masjid, Blang Kuthang, Cot Kruet.

Seterusnya ke Desa Leubu Trienggadeng, Leubu Mesjid, Leubu Mee dan Leubu Cot tembus ke Gandapura.

“Panjang Krueng Leubu sekitar 30 Km berkelok-kelok masuk ke hampir seluruh desa, ketika hujan deras, daya tampung air tidak sesuai lagi selain dangkal, juga sempit sehingga air meluap ke berbagai desa,” sebutnya.

Disebutkan, saat banjir luapan dua minggu lalu, kawasan areal persawahan, ratusan rumah warga di 19 desa tergenang. Bahkan, dua warganya meninggal dunia saat banjir tersebut.

Camat menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan laporan ke pimpinan dan dinas terkait penyebab banjir dan langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah banjir luapan.

Disebutkan, penanganan tahap pertama dapat dilakukan pada sejumlah tebing yang rusak baik dengan memasang bronjong maupun membangun tebing.

“Pemasangan brongjong di sejumlah tempat sangat mendesak dilakukan, selain itu normalisasi aliran sungai sehingga luas dan tidak mudah meluap,” ujarnya.