Banjir di Bireuen, Ratusan Warga Mengungsi

Ratusan warga Bireuen dari lima kecamatan sudah mengungsi karena rumahnya tergenang banjir sejak Sabtu (21/01/2023) dan hingga pukul 17.00 WIB, Sabtu (21/01/2023) hujan masih deras di berbagai kecamatan
Banjir di kawasan Peudada semakin parah, air di badan jalan terus naik luapan dari waduk paya Sikameh, Peudada Bireuen
Banjir di kawasan Peudada semakin parah, air di badan jalan terus naik luapan dari waduk paya Sikameh, Peudada Bireuen

BIREUENSATU.ID – Ratusan warga Bireuen dari lima kecamatan sudah mengungsi karena rumahnya tergenang banjir sejak Sabtu (21/01/2023) dan hingga pukul 17.00 WIB, Sabtu (21/01/2023) hujan masih deras di berbagai kecamatan.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Afwadi BA melalui Pusdalops-PB, Regu A dan B, M Rakjab SE kepada awak media mengatakan, hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Bireuen sejak Jumat (20/1/2023) malam hingga Sabtu (21/1/2023) mengakibatkan terjadi banjir di tujuh kecamatan dengan ketinggian air 30 Cm hingga 1 meter lebih.

Beberapa sungai juga meluap dan sekitar 600 jiwa sudah mengungsi karena rumahnya tergenang banjir.

M Rakjab merincikan adapun kecamatan yang mengalami banjir data sementara yaitu Peudada, Peulimbang, Jeunieb, Simpang Mamplam, Samalanga, Jeumpa serta Kota Juang. Data sementara yang baru diperoleh dari lima kecamatan dimana warganya terpaksa mengungsi dari dari sejumlah desa di Jeunieb yaitu dari Desa Blang Reule sebanyak 270 jiwa, Uteun Pupaleh (100), Lampoh Oe (15) dan sejumlah desa lainnya terpaksa mengungsi ke meunasah.

Kemudian dari Peulimbang sebanyak 300 jiwa terpaksa mengungsi karena rumahnya tergenang banjir.

Selain itu, sejumlah desa di Peusangan Bireuen antara lain Desa Alue Udeng dan beberapa desa lainnya juga terjadi banjir luapan mengakibatkan sejumlah rumah tergenang.