Seribuan Warga Gandapura Masih Mengungsi

Di tempat pengungsian masih ada tenaga medis dan bidan desa yang bertugas mengontrol kesehatan warga dengan berbagai macam obat kiriman dari Puskesmas Kecamatan Gandapura
Warga Desa Cot Tufah, Gandapura Bireuen hingga Selasa (24/01/2023) masih bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mereka masih tergenang banjir luapan.
Warga Desa Cot Tufah, Gandapura Bireuen hingga Selasa (24/01/2023) masih bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mereka masih tergenang banjir luapan.

BIREUENSATU.ID – Hingga Selasa (24/1/2023) sore seribuan warga dari sejumlah desa di Gandapura Bireuen yang rumahnya tergenang banjir dua hari lalu masih berada di tenda pengungsian.

Sementara para pengungsi warga dari belasan desa di wilayah barat Bireuen umumnya kembali ke rumah.

Amatan awak media, Selasa (24/01/2023) sore, tenda di Pustu Cot Tufah, Gandapura Bireuen yang dijadikan sebagai tempat pengungsian masih ramai, warga belum pulang ke rumah karena masih tergenang banjir.

“Sebagian warga memang ada yang sudah kembali ke rumah melihat binatang ternak di rumah, genangan air masih tinggi dan juga cuaca masih mendung,” kata seorang warga Cot Tufah di tenda pengungsian.

Di tempat pengungsian masih ada tenaga medis dan bidan desa yang bertugas mengontrol kesehatan warga dengan berbagai macam obat kiriman dari Puskesmas Kecamatan Gandapura.

Adapun warga yang masih mengungsi yaitu dari Desa Cot Tufah, Cot Tunong, Samuti Aman, Mon Keulayu, Paya Baro dan Samuti Makmur. Sedangkan warga Desa Blang Keude dan Lhok Mambang yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah.